CONTACT PERSON

XL : 087778642742
AS : 085213094707
3 : 08967681983
PIN BB :27CA86C7
FB : OPTIK SOFYAN

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

JASA PENGIRIMAN

Nomor Resi JNE

Kategori Produk

Label

Kategori Produk :
BANTU LIKE DAN SHARE YA SOB

STRABISMUS ATAU MATA JULING

Bismillahirohmanirrohim

Strabismus (juling) merupakan gangguan letak antar dua mata yang tidak simetris. Dalam kondisi ini, salah satu mata melihat lurus sedangkan mata yang lain melihat lebih ke arah luar, ke arah dalam, ke atas, atau ke bawah.

Sebelum menjalani operasi1 Strabismus
Sebelum menjalani operasi mata
Sesudah menjalani operasi1 Strabismus
Sesudah menjalani operasi mata
Juling bisa muncul terus menerus atau konstan atau hilang-timbul. Kadang-kadang mata yang juling bisa melihat lurus dan mata yang lurus menjadi juling.
Strabismus sering ditemukan pada anak-anak, namun keadaan ini juga bisa muncul setelah dewasa. Kelainan ini dapat muncul baik pada laki-laki maupun wanita. Umumnya juling bersifat turunan, namun ada pula beberapa penderita yang keluarganya tidak memiliki riwayat juling.

Bagaimana kedua mata bekerja sama?
Pada penglihatan yang normal, kedua mata terfokus pada titik yang sama. Otak akan menggabungkan 2 image yang ditangkap oleh masing-masing mata dan diolah menjadi gambaran 3 dimensi. Gambaran 3 dimensi ini akan menyebabkan seseorang memiliki persepsi dalam.
Jika salah satu mata juling, maka otak akan menerima dan mengolah 2 image yang berbeda. Pada anak kecil, otak akan menghilangkan image dari mata yang juling dan hanya melihat image dari mata yang lurus. Keadaan ini menyebabkan anak tersebut tidak memiliki persepsi dalam.
Berbeda dengan anak-anak, penderita dewasa yang menderita juling sering mengeluh penglihatan ganda (double). Fenomena ini terjadi karena sejak masa anak-anak otaknya telah terbiasa menerima image dari kedua mata hingga tidak mampu lagi menghilangkan image dari mata yang juling. Anak-anak umumnya tidak memiliki keluhan penglihatan ganda.

Apa penyebab strabismus?
PENYEBAB
Strabismus biasanya disebabkan oleh:

  • Tarikan yang tidak sama pada 1 atau beberapa otot yang menggerakan mata (strabismus non-paralitik). Strabismus non-paralitik biasanya disebabkan oleh suatu kelainan di otak.
  • Kelumpuhan pada 1 atau beberapa otot penggerak mata (strabismus paralitik). Kelumpuhan pada otot mata bisa disebabkan oleh kerusakan saraf.
Jenis strabismus yang lain ditemukan pada anak yang menderita rabun dekat.

Beberapa keadaan yang bisa ditemukan bersamaan dengan strabismus:
  • Ambliopia
  • Retinopati pada prematuritas
  • Retinoblastoma
  • Cedera otak traumatik
  • Hemangioma di sekitar mata (pada masa bayi)
  • Sindroma Apert
  • Sindroma Noonan
  • Sindroma Prader-Willi
  • Trisomy 18
  • Rubella kongenitalis
  • Sindroma inkontinensia pigmen
  • Cerebral palsy.
Strabismus sering ditemukan pada anak-anak yang menderita kelainan otak, seperti:
  1. Cerebral Palsy
  2. Sindroma Down
  3. Hydrocephalus
  4. Tumor otak
  5. Prematur
Katarak atau trauma mata yang mempengaruhi tajam penglihatan juga dapat menimbulkan strabismus. Namun, kebanyakan anak-anak dengan strabismus tidak memiliki riwayat ini. Penderita strabismus umumnya juga memiliki riwayat strabismus dalam keluarganya.

Apa tanda-tanda strabismus?
Gejala utama adalah salah satu mata tampak juling. Kadang-kadang anak-anak memiringkan kepalanya agar dapat melihat dengan kedua matanya atau mata akan menjadi juling bila melihat sinar terang.

Bagaimana mendiagnosa strabismus?
Strabismus dapat dideteksi saat anak menjalani pemeriksaan mata. Dianjurkan agar anak-anak berumur 3-3 ½ tahun diperiksa tajam penglihatannya, baik oleh dokter spesialis anak, dokter keluarga, Refraksi Optisi, atau perawat  yang terlatih dalam memeriksa mata anak-anak prasekolah. Anak yang mengalami kemunduran tajam penglihatan harus dirujuk ke dokter spesialis mata. Jika memiliki riwayat keluarga dengan strabismus atau juling, atau memiliki riwayat keluarga yang memakai kaca mata tebal, maka dokter spesialis mata harus memeriksa tajam penglihatannya sebelum anak tersebut berusia 3 tahun.

PENGOBATAN
Jika sampai anak berumur 9 tahun strabismus tidak diobati, maka bisa terjadi gangguan penglihatan yang permanen pada mata yang terkena (ambliopia). Pada anak-anak yang lebih kecil, ambliopia lebih cepat terjadi; sedangkan pada anak-anak yang lebih besar, penyembuhannya memerlukan waktu lebih lama. Karena itu semakin dini pengobatan dilakukan, maka gangguan penglihatan yang terjadi tidak terlalu berat dan respon yang diberikan akan lebih baik.

Menutup mata yang normal dengan sebuah penutup bisa memperbaiki penglihatan pada mata yang melenceng dengan cara memaksa otak untuk menerima suatu gambaran dari mata tanpa menghasilkan penglihatan ganda. Memperbaiki fungsi penglihatan akan memberikan peluang yang lebih baik terhadap perkembangan penglihatan 3 dimensi yang normal.

Setelah penglihatan pada kedua mata sama, bisa dilakukan pembedahan untuk menyesuaikan kekuatan otot mata sehingga mereka menarik mata dengan kekuatan yang sama.

Esotropia akomodatif pada anak rabun dekat bisa diatasi dengan kaca mata sehingga pada saat melihat benda pada jarak jauh, mata tidak perlu berakomodasi.
Pengobatan lainnya adalah obat tetes mata ekotiofat, yang membantu mata memfokuskan pada benda-benda jarak dekat.

Strabismus paralitik bisa diatasi dengan kaca mata yang terdiri dari lensa prisma (yang membiaskan cahaya sehingga kedua mata menerima gambaran yang hampir sama) atau bisa diatasi dengan pembedahan. Sampai umur 10 tahun, anak sebaiknya menjalani pemeriksaan mata secara teratur. 
Semoga bermanfaat, Aamiin . SO
sumber JEC SPESIALIS INFO.

Cara Order

Kirim email ke soengkar@gmail.com atau sms ke no. 087778642742-085213094707 pin BB 27ca86c7 sertakan jenis order anda (nama barang/kode barang, nama anda, email anda dan no. telp).

0 komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Read more: http://www.tuliskan.com/2012/06/cara-membuat-fb-like-box-melayang.html#ixzz2X0kRsdSQ